Kamis, 13 November 2014

Lelaki jangkung Menjadi Pilihan Kaum Hawa

Lelaki jangkung Menjadi Pilihan Kaum Hawa
Bila ditanya mengenai konsep pria ideal, tentú perempúan akan menyebút (salah satúnya) bertúbúh jangkúng. Rasanya tak múngkin ada perempúan yang menginginkan pria yang tingginya sama, ataú bertúbúh pendek. Tetapi para peneliti rúpanya penasaran mengapa pria jangkúng menjadi pilihan. Dan, alasan “memperbaiki ketúrúnan” rúpanya tidak termasúk dalam hasil penelitian mereka.

Menúrút sebúah teori barú sih, dalam istilah evolúsioner, pria jangkúng lebih pandai bertarúng. Pria yang bertúbúh tinggi memiliki púkúlan yang lebih kúat, sehingga lebih mampú melindúngi lawan jenisnya. “Dari pandangan teori seleksi seksúal, perempúan tertarik pada laki-laki yang kúat, karena laki-laki yang kúat dapat melindúngi istri dan anak-anaknya dari laki-laki lain,” kata Dr David Carrier, dari úniversity of útah.

Para peneliti júga mendapati bahwa lelúhúr kita memúkúl dengan lebih keras ketika berdiri dengan dúa kakinya, dan menúnjúkkan bahwa bertarúng telah menyebabkan manúsia mampú berjalan tegak. Sebelúmnya, Dr Carrier memelajari kekúatan púkúlan dari para ahli bela diri dan petinjú pria. Menúrút júrnal PLoS One, pria memúkúl dengan kekúatan lebih besar ketika mereka berdiri, dan dapat memúkúl dengan kekúatan dúa kali lebih keras ketika menyerang ke arah bawah.

Sedangkan dalam teori evolúsi manúsia, kapasitas yang meningkat úntúk menyerang ke arah bawah lawan membúat pria jangkúng memiliki kemampúan yang lebih besar úntúk bersaing mendapatkan pasangan. Jika teori ini benar, perempúan yang memilih laki-laki yang lebih tinggi darinya akan lebih mampú úntúk bertahan.

Hasil penelitian ini memang tidak langsúng disepakati kalangan peneliti lain. Múngkin saja perempúan memilih laki-laki jangkúng karena tinggi badan menúnjúkkan gen yang baik, búkan? Tetapi Dr Carrier púnya pembelaannya sendiri.

“Jika itú masalah útamanya, maka saya júga mengharapkan jawaban yang sama dari kaúm pria, bahwa pria júga tertarik pada perempúan yang lebih jangkúng. Tapi, pria úmúmnya tertarik pada perempúan yang tingginya sama, ataú bahkan lebih pendek,” katanya.

Seks Juga Mampu Mengubahkan Hidup Kita

Seks Juga Mampu Mengubahkan Hidup Kita
Seks memang búkan kebútúhan útama dari kaúm hawa seperti kita. Namún, tak dapat disangkal bahwa pergúlatan mendebarkan ini júga mampú mengúbahkan hidúp kita.

Seks memang búkan kebútúhan útama dari kaúm hawa seperti kita. Namún, tak dapat disangkal bahwa pergúlatan mendebarkan ini júga mampú mengúbahkan hidúp kita. Kita merasa lebih seksi, lebih berharga, dan pastinya, lebih senang dan intim dengan pasangan. Berikút ada beberapa hal yang wanita perlú tahú tentang kegiatan seks itú sendiri.

Tiap wanita memiliki ‘posisi’ favorit dalam bercinta.
Temúkan dan raih orgasme dengan posisi tersebút sebelúm masúk ke pertempúran yang sesúnggúhnya. Jangan takút úntúk mencoba berbagai gaya dan posisi, sebab múngkin Anda akan menemúkan posisi barú yang bikin Anda melayang dengan cepat.

Wanita lebih múdah khawatir selama pertempúran daripada pria.
Múngkin saat dia sedang mencúmbú Anda, Anda lalú diserang dengan kekhawatiran akan baú badan Anda, dan sebagainya. Mengapa pria jarang khawatir dan tampak selalú menikmati tiap momen percintaan? Karena pria dibanjiri oleh rasa senang sehingga kekúrangan yang ada pada túbúh Anda menjadi tidak tampak. Jadi, búang kekhawatiran tentang penampilan Anda saat itú, súpaya Anda bisa melayang bersama pasangan.

Seks Alim
Tak mengapa jika Anda ingin melakúkannya di atas ranjang yang bersih, lembút, dan nyaman. Múngkin bagi beberapa orang, lokasi itú terlihat kúno dan kúrang menantang, namún jika Anda lebih súka melakúkannya di sana, maka útarakan pada pasangan. Búkankah yang terpenting adalah Anda berdúa sama-sama menikmatinya, tak pedúli di mana lokasinya. Iya kan?!

Seks merúpakan kegiatan yang menyenangkan, búkan menyeramkan.
Sewalah hotel bila Anda bosan melakúkannya di kamar, berkencanlah sebelúm mencapai púncaknya, pakailah gelembúng sabún úntúk membúatnya makin menyenangkan, ataú belilah aromaterapi yang membúat kesan romantis. Lakúkan apa saja yang bisa dilakúkan úntúk membúat húbúngan Anda dan pasangan ‘súkses’.

Apa akú terlalú sering menginginkannya?!
Tidak ada standar normal berapa kali dalam seminggú Anda bisa melakúkan húbúngan dengan pasangan. Semúa wanita yang menikah kemúngkinan besar júga melakúkan sesering Anda, jadi Anda tak perlú merasa kotor, maniak seks, ataú aneh. Pertanyaan paling penting adalah,”Apakah kebútúhan seksúalitas Anda terpenúhi?”

My fantasy
Tak beda dengan pria, wanita júga memiliki fantasi seksúal. Tak harús selalú di atas ranjang yang lembút, bersih, dan nyaman. Namún, múngkin fantasi hendak membawa Anda pada petúalangan di kamar mandi pesawat ataú lantai dapúr, well nothing’s wrong with that.

útarakan saja pada pasangan Anda ingin petúalangan yang seperti apa. Kini búkan lagi saatnya, hanya pria yang memegang kendali. Bila sesekali Anda melakúkannya, itú akan memberikan kejútan besar baginya, dan membúat jantúngnya makin berdebar-debar.

Anda memerlúkan (dan tahú) waktú sebelúm memúlai húbúngan.
Boleh dibilang hampir tiap orang yang ada dalam rúmah selalú membútúhkan Anda. Anak, teman, klien, súami, bahkan pembantú yang ingin mengajúkan pertanyaan. Anda tidak bisa meninggalkan bayi Anda begitú saja saat súami berkedip manja minta jatah. Jadi, Anda memang diciptakan sebagai makhlúk yang masih bisa berpikir normal, bahwa kini belúm saatnya ‘bertempúr’ karena si kecil belúm diberi makan. [break]

Semakin sering Anda melakúkan, maka semakin Anda menginginkannya.
Apalagi jika pengalaman terakhir dengannya begitú membúat Anda dag dig dúg. Hmm, Anda bisa jadi tak sabar úntúk melakúkan aksi selanjútnya. Namún, sebaliknya, semakin jarang Anda beraksi, maka semakin lúpa Anda bahwa Anda júga bútúh seks.

Mastúrbasi
Mastúrbasi búkanlah dosa ataú hanya boleh dilakúkan saat ‘kendala’ menimpa. Kerapkali dengan mastúrbasi membúat Anda mencapai orgasme sehingga siap beraksi dengan pasangan. Jelaskan pada pasangan jika Anda ingin melakúkannya lebih dúlú, agar ia tak merasa ditolak.

Khawatir lagi…
Mengkhawatirkan mengapa Anda tak kúnjúng orgasme bisa membúat pria merasa bahwa ia gagal. Saat beraksi, jangan terlalú banyak berpikir, namún rasakan saja kenikmatan yang terjadi. Ini akan membúat orgasme naik, dan kemúdian Anda bisa jadi tak lagi berpikir sehat.

Terencana ataú spontan?
Melakúkan húbúngan seks yang terencana diakúi lebih baik daripada yang spontan. Sebagai antisipasi úntúk foreplay tentúnya. Pikirkan itú. Tapiiii….Melakúkan yang spontan pún memiliki kelebihan tersendiri. Ini bisa memicú naik sensasi orgasme dengan cepat. [break]

Kontrol tangannya
Anda bisa júga mengendalikan pasangan dengan tangan Anda. Ini akan membúat Anda dan pasangan senang karena memperoleh kepúasan barú. Bimbinglah tangan ataú túbúh pasangan pada area-area yang Anda inginkan.

Pay attention plisssss….
Ada banyak jalan bagi pria úntúk mencapai orgasme. Selama Anda menarúh perhatian pada reaksinya, maka Anda akan tahú apa yang dia súkai ataú tidak. úntúk yang tidak, misalnya pemakaian gigi, maka jangan lakúkan, kecúali jika ia minta.

Libúr
Malam libúr seks ataú seks yang garing tak berarti bahwa húbúngan Anda bermasalah. Bisa jadi ini disebabkan karena Anda ataú pasangan merasa kelelahan. Jadi, bila memang tidak memúngkinkan, maka ‘libúr berhúbúngan’ pún sah-sah saja.

Kegel
Latihan kegel júga penting úntúk mengúatkan otot pelvic Anda, sehingga bisa membúatnya lebih terkontrol selama húbúngan sekaligús mengintensifkan orgasme. úntúk latihan ini, maka lakúkan kontraksi yang sama dengan saat menahan úrin, lalú lepaskan. [break]

Kalender kesúbúran
Kalender kehamilan Anda búkanlah sesúatú yang paten. Jika tak ingin hamil, maka Anda harús mengeceknya setidaknya dúa kali dalam hidúp. Saat Anda menikah dan setelah Anda púnya anak, sebab tak hanya túbúh yang mengalami perúbahan setelah Anda púnya momongan, namún kebiasaan Anda júga pasti telah mengalami perúbahan.

Jika sakit datang lagi…
Rasa sakit yang sering datang saat berhúbúngan jelas tidak normal. Oleh karena itú, jika Anda masih sering merasakan sakit, maka sebaiknya Anda menemúi dokter. Bisa jadi Anda terkena infeksi salúran kencing. Apapún itú, Anda tidak seharúsnya menderita karena húbúngan tersebút.

Mrs. V
Seperti apapún kelihatannya, vagina Anda tetap normal dan yang terbaik yang Anda púnyai.

Alat bantú
Alat bantú adalah ‘teman’ Anda. Vibrator, búlú, bantal lúcú, ataú apapún itú, bisa membúat Anda túrn-on dan happy.

Perbedaan konsep seks
Seks merúpakan cara bagaimana pasangan menúnjúkkan rasa sayangnya. Inilah perbedaan kita dengan kaúm berbúlú itú, bahwa kita bútúh cinta dan kenyamanan úntúk bisa melakúkan húbúngan, sementara pria jústrú menemúkan kedúa hal itú saat mereka melakúkan pertempúran.

Banyak pria tidak púnya keterampilan yang baik saat berbicara, namún bagi mereka, seks adalah bentúk pengúngkapan emosional yang kúat. Jadi, ingat saat dia múlai minta jatah, meski múngkin saat itú Anda tidak siap, bagi dia, seks adalah sarana úntúk mendapat kenyamanan dan menúnjúkkan cinta.

Pipislah
Tak pedúli betapa mengantúknya Anda setelah berhúbúngan, Anda tetap harús bangún úntúk pipis. Kenapa? Agar salúran kencing tak terinfeksi, tentúnya.

Mengapa cepat tidúr?
Ejakúlasi melibatkan banyak kerja otot dari pria, oleh karena itú tak heran bahwa dia bisa langsúng ngorok úsai Anda dari kamar mandi. Dia súdah kelelahan.

Búkan aksi, namún…
Tak mengapa jika aksinya sederhana. Yang penting Anda berdúa menikmatinya. Itú yang paling penting búkan?!

Makin túa, makin jago
Semakin bertambahnya úsia, maka seks akan meningkat púla. Apalagi bila Anda sering ‘latihan’ dengan pasangan. Hmm, makin baik saja petúalangan ini.

Beberapa Posisi Berhubungan Intim Yang Berbahaya

Beberapa Posisi Berhubungan Intim Yang Berbahaya
Tak semúa posisi bercinta bisa ditirú dari film. Búktinya, ada banyak posisi bercinta yang sebenarnya tidak múngkin dilakúkan. Selain berbahaya, beberapa posisi dinilai tak pantas.

úntúk jelasnya, berikút 6 posisi búrúk saat bercinta, seperti dikútip Womenshealth, Kamis (21/8/2014):
  • 1. Bercinta dengan krim kúe

Jika Anda melihat bercinta menggúnakan whipped cream itú menyenangkan, múngkin perlú dipikirkan kembali. Búkannya menikmati, whipped cream membúat túbúh menjadi sangat lengket. Plús, jika tidak segera dibilas, búkan tidak múngkin kúlit akan iritasi karena infeksi jamúr.
  • 2. Bercinta di pantai

Jangan kira bercinta di pantai menyenangkan. Yang ada, pasir di sekitar Anda akan mengganggú.  Selain itú, karang-karang kecil júga bisa menyakiti túbúh.
  • 3. Bercinta di bak mandi

Kalaú saja kamar mandi Anda besar dan bisa melakúkannya berdúa múngkin tidak masalah. Tapi seringkali, bak mandi yang sempit hanya úntúk satú orang. Akhirnya, Anda dan pasangan tidak menikmati bercinta.
  • 4. 69

Pertimbangkan posisi ini jika tinggi Anda dan pasangan tidak sama. Posisi ini hanya akan membúat Anda tidak menghargai pasangan. Bisa saja Anda terlalú sibúk sendiri. Tapi jika tetap ingin melakúkannya, Anda bisa melakúkannya bergiliran.
  • 5. Shower

Posisi yang satú ini júga dinilai tidak baik. Pertama, air yang akan membasúh túbúh tidak alami. Selain itú súhú air yang tidak dipasang pas bisa membúat Anda kepanasan ataú menggigil kedinginan. Dan akhirnya, Anda menyadari bahwa lantai kamar mandi begitú licin dan súlit bergerak.
  • 6. Bercinta di kolam renang

Bercinta di kolam renang berisiko sebarkan penyakit Infeksi Salúran Kemih. Belúm lagi kondom tidak dapat menahan klorin di kolam renang.

Rabu, 12 November 2014

Berhubungan seksual memiliki beragam manfaat untuk kesehatan

Berhubungan seksual memiliki beragam manfaat untuk kesehatan
Berhúbúngan seksúal búkan hanya mengenai kesenangan semata yang mampú mempererat húbúngan antara súami dan istri saja. Lebih dari itú, berhúbúngan seksúal memiliki beragam manfaat úntúk kesehatan.

Berikút manfaat bagi kesehatan ketika Anda rútin berhúbúngan seksúal
1. Tampil cantik dan menawan

Berhúbúngan seksúal bisa menjadi perawatan kecantikan bagi wanita, karena selama berhúbúngan seksúal, tingkat estrogen mengalami peningkatan, dan membúat rambút tampak berkilaú, serta kúlit menjadi lembút.
2. Mengúatkan otot-otot panggúl

Seks melibatkan penggúnaan beberapa otot. Karena itú, berhúbúngan seksúal dapat membantú Anda mengembangkan otot panggúl lebih kúat. Seks júga dapat membantú memperkúat paha Anda, dan púnggúng bagian atas.
3. Hormon yang seimbang
Anda memiliki masalah dengan siklús menstrúasi? Salah satú cara yang dapat Anda lakúkan adalah bercinta dengan pasangan Anda, karena seks dapat membantú mengatúr siklús haid, dan mengúrangi kram.
4.  Kesehatan jantúng
Sebúah penelitian barú menúnjúkan bahwa pria yang berhúbúngan seksúal lebih dari dúa kali seminggú, memiliki kesempatan yang lebih rendah terkena serangan jantúng, bila dibandingkan dengan pria yang menghindari seks.
5. Perbaiki tidúr

Jika Anda menderita insomnia, maka cobalah berhúbúngan seksúal sebelúm Anda benar-benar tidúr.

Waktu Bercinta Punya Kelebihan Masing-masing

Waktu Bercinta Punya Kelebihan Masing-masing
Bicara soal waktú, seolah-olah húbúngan intim pada malam hari lebih baik daripada waktú yang lain. Padahal, tidak demikian. Pagi ataú malam púnya kelebihan dan kekúrangannya sendiri-sendiri.

Seks Malam Hari
Húbúngan erat antara húbúngan seksúal dengan malam hari, sangat múngkin disebabkan húbúngan seksúal diidentikkan dengan tidúr. Pengertian tidúr dalam hal ini, dapat berarti húbúngan seksúal yang secara tradisional dilakúkan dalam posisi seperti orang tidúr. Ataú dapat púla berarti húbúngan seksúal yang dilanjútkan dengan tidúr dalam arti sebenarnya.
Memang tidak ada ketentúan bahwa húbúngan seksúal harús dilakúkan malam hari. Namún, ada beberapa kelebihan dan mengúntúngkan bila húbúngan seksúal dilakúkan malam hari.

Pertama, súasana hening dan tenang pada malam hari merúpakan faktor yang secara psikis memberikan rangsangan seksúal.

Súara napas dengan iramanya yang semakin cepat merúpakan faktor psikis yang menimbúlkan rangsangan seksúal.

Kedúa, súasana redúp malam hari merúpakan súasana romantis yang secara psikis merúpakan rangsangan seksúal júga.

Ketiga, pada malam hari biasanya orang telah terlepas dari beban kerja pada pagi dan siang harinya. Dengan demikian, tidak ada lagi beban fisik dan psikis yang múngkin dapat menghambat fúngsi seksúal.

Keempat, orgasme dan kepúasan seksúal pada úmúmnya menimbúlkan rileksasi dan menimbúlkan kantúk, sehingga dapat menyebabkan tidúr yang nyenyak.
Di sisi lain, ada beberapa hal yang menghambat ataú tidak mengúntúngkan.

Pertama, pada malam hari banyak orang yang merasa terlalú letih setelah bekerja sehari penúh. Keletihan fisik dan psikis akibat beban kerja dengan sendirinya menghambat fúngsi seksúal, sehingga berlangsúng tidak memúaskan.

Kedúa, kalaú húbúngan seksúal berlangsúng tidak memúaskan múngkin dapat mengakibatkan gejala psikosomatik, antara lain berúpa kesúlitan tidúr. Kesúlitan tidúr tentú mengganggú aktivitas fisik dan mental, úntúk bekerja pada pagi hari.
Seks Pagi Hari
Lantas, bagaimana dengan húbúngan seksúal yang dilakúkan pada waktú lain, selain malam hari? Sebagian orang senang melakúkan húbúngan seksúal pada pagi hari. Ada beberapa hal yang mendúkúng fúngsi seksúal, bila húbúngan seksúal dilakúkan pada pagi hari.

Pertama, pada pagi hari túbúh dan jiwa terasa segar kembali setelah tidúr nyenyak semalam. Kesegaran túbúh dan jiwa tentú saja sangat mendúkúng berlangsúngnya húbúngan seksúal yang memúaskan.

Kedúa, pada pagi hari ataú menjelang pagi, khúsúsnya pada pria, kerap kali masih tampak sisa ereksi yang terjadi spontan selama tidúr malam hari. Ereksi yang terjadi spontan ini kerap kali merúpakan rangsangan yang lebih membangkitkan dorongan seksúal, baik bagi pria sendiri maúpún bagi pihak perempúan.
Di pihak lain, terdapat beberapa kerúgian ataú hal yang menghambat fúngsi seksúal.

Pertama, súasana pagi hari secara psikis selalú dihúbúngkan dengan persiapan kerja, bahkan memang dimaksúdkan úntúk memúlai kerja. Súasana ini menimbúlkan ketidaktenangan ataú ketergesa-gesaan sehingga akan menghambat fúngsi seksúal, dan húbúngan seksúal berlangsúng tidak memúaskan.

Kedúa, rileksasi yang terjadi setelah orgasme tercapai kerap kali menimbúlkan rasa mengantúk, selain perasaan payah. Keadaan ini tentú tidak mengúntúngkan bagi mereka yang harús bekerja pada pagi hari.

Berdasarkan keúntúngan ataú hal-hal yang mendúkúng fúngsi seksúal, setiap pasangan dapat memilih waktú yang baik úntúk melakúkan húbúngan seksúal, sehingga dapat berlangsúng memúaskan. Namún, bila waktú yang tersedia tidak selalú sesúai dengan optimalnya fúngsi seksúal, variasi pilihan waktú bisa dijadikan pilihan. Silakan.

Disfungsi Seksual Yang Ditakuti Oleh Kaum Adam

Disfungsi Seksual Yang Ditakuti Oleh Kaum Adam

Disfúngsi seksúal Yang Ditakúti Oleh Kaúm AdamDisfúngsi seksúal yang selama ini ditakúti oleh kaúm Adam, ternyata túrút menghantúi kaúm hawa. Dalam  sebúah penelitian di Inggris disebútkan bahwa 40 persen wanita akan mengalami kondisi kúrang mengenakkan ini.

"Bahkan yang pernah saya baca, dalam sebúah stúdi yang telah dilakúkan súrvei terlebih dúlú, 30 sampai 35 persen wanita dengan rentang úsia sampai 80 tahún akan mengalami penúrúnan akan dorongan úntúk berhúbúngan seksúal," kata Dr. Natasha Emir .

Diakúi Konsúltan Medis di On Clinic Indonesia, penyebab hingga terjadinya disfúngsi seksúal pada wanita memang belúm diketahúi secara pasti.

"Akan tetapi, kúrang lebih penyebab yang menimpa pria kúrang lebih sama seperti yang menimpah kaúm wanita," kata Natasha. "Faktor útama pria 'kan, psikis dan gaya hidúp," kata Natasha menekankan.

Natasha menjelaskan, kondisi seperti disfúngsi seksúal pada pria akan terlihat jelas dan nyata. Sedangkan wanita, tidak terlihat sama sekali. "Terlebih bila pada pria disertai dengan penyakit tertentú, sampai pria itú mengalami ganggúan disfúngsi ereksi," kata dia.

Melihat perkembangan zaman yang serba instan, serta pergaúlan yang cúkúp 'bebas', tidak heran bila Natasha yang menjadi dokter wanita pertama di On Clinic Indonesia menyebút bahwa wanita pún dapat mengalami ganggúan disfúngsi seksúal.

"Merokok, iya. Minúm pún júga iya. Apalagi bila disertai dengan penyakit penyerta seperti diabetes dan jantúng. Súdah tentú akan mengalami disfúngsi seksúal," kata Natasha.

Dengan kata lain, wanita yang hidúp di era moderen dengan gaya hidúp yang kúrang teratúr dan instan, ditambah púla tingkat stres yang cúkúp tinggi, túrút memengarúhi terjadinya kondisi ini.

"Berbeda jaúh daripada orang dúlú. Kalaú orang dúlú kan, gaya hidúpnya lebih sehat, tidúr júga disiplin. Sekarang, wanitanya rawan mengarah ke disfúngsi seksúal," kata Natasha.

Wanita Akan Mencapai Orgasme Ketika

Wanita Akan Mencapai Orgasme Ketika
Wanita akan mencapai orgasme ketika dalam berhúbúngan seksúal berada pada posisi Woman on Top (WOT). Dengan catatan, wanita tersebút tidak mengalami disfúngsi seksúal.

"Seharúsnya, dalam posisi apa pún bisa mendapatkan orgasmenya. Tapi, sebúah penelitian menyebútkan, kebanyakan wanita akan mendapatkan orgasmenya ketika menggúnakan posisi Woman on Top," kata Konsúltan Medis di On Clinic Indonesia, Dr. Natasha Emir saat berbincang dengan Health Lipútan6.com di Graha On Clinic, Jalan Saharjo Nomor 244 E-F, Jakarta Selatan, ditúlis Kamis (28/8/2014)

Alasannya, tambah Natasha, karena tekanan pada posisi WOT lebih kúat daripada posisi seks lainnya, di mana orgasme klitoral dan vaginanya pasti akan múdah didapat.

"Mencapai Orgasme pún ada fasenya. Ada fase klitoral, fase vagina, dan macam-macam lainnya, di mana túgas seorang súami úntúk mencari tahú di mana istrinya dapat mencapai orgasme," kata Natasha.

Dijelaskan Natasha yang menjadi dokter wanita pertama di On Clinic Indonesia, adalah túgas súlit bagi wanita úntúk mencapai orgasme. úntúk memúlainya saja, bútúh waktú cúkúp lama, layaknya memanaskan mesin diesel. Bahkan, terlebih dúlú melakúkan foreplay, barúlah wanita mencapai tahapan orgasme.

"Beda dengan pria yang orgasmenya lebih jelas. Begitú dia ada hasrat, akan terlihat jelas. Terlihat sekali kalaú nafsúnya itú ada ketika berhúbúngan súami-istri. Pasangannya pún pasti akan tahú kalaú súaminya súdah mencapai orgasme," kata Natasha menjelaskan.

Wanita hamil bisa mengalami orgasme lebih kuat

Wanita hamil bisa mengalami orgasme lebih kuat 
Pengalaman bercinta saat hamil bisa jadi lúar biasa. Pasalnya, menúrút sebúah penelitian, wanita hamil bisa mengalami orgasme lebih kúat karena meningkatnya sensitivitas újúng-újúng saraf organ intim. Benarkah?

Mengútip laman Womenshealth, Rabú (3/9/2014) berikút penútúran para ahli úntúk mengetahúi sisi lain saat wanita hamil bercinta.

1. Posisi misionaris yang terbaik

Ahli kandúngan Alyssa Dweck, MD mengatakan, hindari bercinta dengan posisi wanita di atas ataú doggy style. Karena posisi ini dapat memberikan tekanan bagi rahim.

Menúrút Alyssa, posisi misionaris paling disarankan selama trimester pertama dan awal trimester kedúa. Tapi jika úsia kandúngan telah menginjak 16-20 minggú, hindari posisi telentang. Sebab selain dapat menekan rahim, posisi ini dapat menúrúnkan aliran darah dari túbúh bagian bawah ke jantúng.

1. Wanita hamil nampak lebih seksi

Jangan heran kalaú pasangan tidak ingin lepas bercinta. Sebab kata Alyssa, pria secara alami akan lebih tertarik pada wanita yang sedang hamil.

3. Bercinta saat hamil aman

Jangan khawatir, Alyssa mengúngkapkan, bercinta saat hamil aman dilakúkan pasangan. Namún jika Anda khawatir jika bayi akan lahir prematúr, pecah membran dan sebagainya, Anda bisa mengkonsúltasikannya pada dokter.

4. Hindari sexperiment

úntúk sementara waktú, hindari posisi bercinta yang berbahaya selama istri hamil. Jika Anda ingin melakúkannya, tahanlah sampai bayi lahir.

5. Orgasme wanita hamil lebih intens

"Sebúah penelitian menúnjúkkan bahwa saat bercinta, wanita hamil dapat mengalami orgasme lebih kúat karena meningkatnya sensitifitas újúng saraf, kendúrnya alat kelamin, dan peningkatan hormon oksitosin. Hal ini membúat aliran darah ke panggúl lancar dan membantú kelancaran persalinan," kata Alyssa.

Gairah Seks Bisa Dibangkitkan Dengan Cara Ini

Gairah Seks Bisa Dibangkitkan Dengan Cara Ini
Bahan-bahan alami yang sering kita temúi di rúmah seperti kopi ataú madú ternyata bisa membangkitkan gairah bercinta. Seperti dikútip dari Yoúrtango, Kamis (4/9/2014) berikút ini:

1. Maca (ginseng Perú)

Maca ataú dengan sebútan ilmiah Lepidiúm meyenii adalah tanaman yang túmbúh di Bolivia dan Perú ini dikenal sebagai ginseng dari Perú. Akar maca yang mengandúng zat besi, fosfor, kalsiúm, seng, kaliúm, natriúm, yodiúm, kobalt dan mangan serta Vitamin A, B1, B2, B12, C, D dan E dipercaya dapat menyeimbangkan hormon dan meningkatkan kesúbúran.

Di sejúmlah súpermarket, maca sering dijúal dalam bentúk búbúk dan sering dijadikan minúman pendongkrak libido pria. Itúlah sebabnya, maca tergolong afrodisiak.

2. Kakao

The Joúrnal of Sexúal Medicine menerbitkan sebúah stúdi yang menemúkan bahwa wanita yang makan cokelat setiap hari, grafik fúngsi seksúal sangat tinggi.

3. Kayú manis

Selain menjaga kekebalan túbúh, minúm segelas kayú manis hangat júga bisa menjadi obat lelah setelah seharian beraktivitas.

4. Madú

Madú telah terbúkti dapat meningkatkan stamina dan meningkatkan kejantanan dan kesúbúran

5. Santan

Di beberapa negara, santan secara alami dipercaya dapat menyeimbangkan hormon dan meningkatkan gairah seksúal.

6. Kopi

Cobalah membúat kopi 1-2 kali seminggú, tanpa gúla. Selain menyehatkan jantúng, kafein júga sering dikaitkan peningkatan gairah bercinta.

Selanjútnya, múngkin Anda bisa mencoba resep minúman yang bisa meningkatkan gairah seksúal berikút ini dengan menggúnakan bahan diatas. Penasaran? Cek cara pembúatannya:

Bahan

2/3 kopi panas
1 sendok makan kakao
2 sendok makan santan
1 sendok makan madú
1/2 sendok teh kayú manis
1 sendok teh maca

Cara pembúatan

Túangkan kopi ke dalam mangkúk sedang. Tambahkan kakao, santan, madú, dan kayú manis. Campúr dengan mixer hingga berbúsa. Tambahkan maca dan sajikan segera.

Tip Menolak Saat Akan Diajak Bercinta

Tip Menolak Saat Akan Diajak Bercinta
Tidak setiap kali túbúh kita búgar dan fit. Sebab itú, bila pasangan hendak mengajak bercinta, búat kita, tentú hal yang tidak begitú menyenangkan. Kita bahkan múngkin tidak bisa menikmatinya. Demikian púla pasangan. Menolak terús terang, bisa jadi menyakitkan. Sebab itú, perlú cara úntúk menghindari secara halús. Berikút ada beberapa cara yang diberikan Glenn Wilson, psikolog dan júga pakar dalam hal tingkah lakú seksúal manúsia, yang tinggal di London.

1. Berpúra-púra tidúr sewaktú pasangan naik ke tempat tidúr.

2. Púra-púra sedang mengalami menstrúasi yang lebih lama, lebih berat, dan lebih menyakitkan.

3. Tidak tidúr bersamaan waktúnya dengan pasangan sambil menyatakan, "Akú barú akan selesai sebentar lagi. Nanti kúsúsúl."

4. Tiba-tiba ingat bahwa Anda harús menelepon ataú mengúnci pintú saat pasangan sedang hendak mencúmbú Anda.

5. Mempermasalahkan gejala sakit ringan sperti flú, sakit kepala yang dibúat-búat yang cúkúp úntúk dijadikan alasan.

6. Tidak memerhatikan penampilan, sehingga pasangan menjaúhi Anda.

7. Berpúra-púra tidak memperhatikan tanda-tanda implisit dari pasangan dan konsentrasi pada búkú ataú televisi.

Trik Berhubungan Intim Yang benar Agar Tidak Nyeri Punggung

Trik Berhubungan Intim Yang benar Agar Tidak Nyeri Punggung
úntúk kasús nyeri púnggúng yang berat, kegiatan seksúal tetap bisa dilakúkan asal dengan cara dan posisi seks yang benar. Setidaknya rasa sakit bisa dikúrangi dengan memberi terapi, misalnya dengan mengistirahatkan púnggúng sejenak, mengompresnya dengan air hangat ataú meminúm obat.

"Pada saat melakúkan kegiatan seksúal púnggúng bagian bawahlah yang lebih banyak bergerak," tútúr Dr. Djoko Listiono Linggo, Sp.BS, ahli bedah saraf dari RS Pertamina, Jakarta.

  • Berikút 12 posisi seks yang aman bagi Anda yang mengalami nyeri púnggúng.
1. Terlentang merúpakan posisi yang baik bila isteri tidak mampú menahan beban túbúh súami. Púnggúng akan tersangga kasúr sehingga beban otot berkúrang. Gúnakan bantal kecil úntúk menopang lekúkan leher. úntúk meringankan isteri, súami menyangga túbúh dengan lengan dan lútút. úntúk menekúk túlang púnggúng, isteri mengangkat lútútnya sampai púnggúng terasa nyaman.

2. Isteri menyangga dirinya dengan kaki dan lengan agar tidak membebani púnggúng bawah súami. Gúnakan gúlúngan handúk úntúk menyangga sekitar pinggang, sehingga lengkúngan alamiah pada túlang púnggúng tetap terjaga.
3. Súami menahan púnggúng bawah dengan penyangga. Sementara lengan isteri menyangga túbúh bagian atas dengan meletakkan tangan di dekat pergelangan kaki súami.

4. Súami bertúmpú pada betis dan túmitnya. Sangga lengkúngan leher isteri dengan bantal kecil. úntúk merentangkan túlang púnggúng, letakkan gúlúngan handúk besar úntúk menyangga púnggúng bawah isteri.

5. Súami menyangga kaki isteri súpaya tetap pada posisinya. Isteri tidak boleh memútar pinggangnya. úntúk menekúk túlang púnggúng, isteri harús mengangkat dan menekúk lútútnya.
Miring

6. Posisi ini aman bagi hampir semúa orang, karena tidak ada yang harús menyangga berat. Meski posisi ini netral, namún si nyeri púnggúng bisa sedikit menekúk ataú merentang dengan mengúbah posisi lútút dan panggúl. Hati-hati, jangan sampai menjatúhkan pinggúl ataú púndak ke depan, karena berarti Anda memútar túlang púnggúng. úntúk menyangga túlang belakang agar tetap nyaman, sanggalah bagian kepala dan pinggang. Letakkan bantal di bawah lútút atas, agar pinggúl tidak jatúh ke depan.
  • Tengkúrap

7. Súami menyangga berat túbúhnya dengan sikú dan lengan bawah. Súpaya nyaman, bantal tipis dapat digúnakan úntúk menyangga pergelangan kaki isteri. Súpaya túlang púnggúng tetap pada posisi netral, letakkan bantal kecil di bawah pinggang isteri. Jika púnggúng súami perlú disangga, pilihan ini tidak cocok. Posisi tengkúrap júga tidak baik bila isteri menderita ganggúan leher.

8. Súami mengangkat túbúhnya dan bertúmpú pada tangan úntúk mengúrangi beban tindihan. Letakkan bantal di bawah dada isteri agar terasa lebih nyaman.
Berlútút

9. Posisi ini tidak membútúhkan penyangga púnggúng, tapi memúngkinkan isteri úntúk merentang. Isteri júga bisa menyesúaikan posisinya agar lebih nyaman. úntúk merentangkan túlang belakang, isteri menjaga púnggúngnya agar tetap melengkúng. Letakkan bantal di bawah lútút agar terasa nyaman.

Bertúmpú Pada Tangan dan Kaki

10. Jika isteri perlú merentang dan tidak menderita ganggúan leher, posisi ini cúkúp nyaman karena tidak menyangga púnggúng. úntúk merentangkan túlang púnggúng, isteri menjaga agar púnggúng tetap melengkúng.
  • Dúdúk

11. Posisi dúdúk akan lebih nyaman setelah derita púnggúng múlai mereda. úntúk mendapat túmpúan paling nyaman, súami dúdúk tegak pada kúrsi, sebaiknya pilih kúrsi lúrús tanpa sandaran tangan. úntúk menekúk túlang belakang, súami sebaiknya meletakkan kedúa kaki di atas bangkú.

12. úntúk merentangkan túlang púnggúng, súami menyangga púnggúng bawahnya dengan gúlúngan handúk.

Perilaku Orang yang kecanduan Olaala

Perilaku Orang yang kecanduan Olaala
Menúrút Patrick Carnes PhD, direktúr klinis Sexúal Dependency únit and Sexúal Therapy Program di Del Amo Hospital, California, Amerika Serikat, perilakú orang kecandúan seks tak ada bedanya dengan orang yang kecandúan alkohol, obat-obatan dan júdi.

Mereka bisa mengorbankan karir, kelúarga, dan kesehatan. "Kami merawat orang-orang yang menghabiskan 50.000 dolar setahún hanya úntúk seks. Salah satúnya adalah pria yang púnya empat isteri di kota yang berbeda. Bayangkan energi yang ia habiskan úntúk bermain-main. Kecandúan seks benar-benar membúat stres. Dan stres benar-benar menggerogoti úmúr. Orang itú akhirnya meninggal karena serangan jantúng di awal úsia 50-an," tútúrnya dalam búkú Don't Call It Love. Carnes memperkirakan sekitar 6 persen pendúdúk Amerika kecandúan seks.

Faktor risiko dan tanda-tanda kecandúan seks menúrút Carnes adalah:
1. Pernah mengalami perúndúngan seksúal semasa kanak-kanak.
2. Merasa malú atas kebiasaan seksúal yang dimiliki.
3. Tak sanggúp menghentikan perilakú seksúal meski tahú hal itú tidak pantas.
4. Meyakini kegiatan seksúal yang dilakúkan adalah tidak normal.
5. Melakúkan klegiatan seksúal seperti dengan pelacúr ataú dengan pasangan yang belúm cúkúp úmúr sehingga melanggar úndang-úndang. Bila Anda ketagihan, múngkin Anda tidak akan sanggúp berhenti membúrú seks.

Tapi dengan bimbingan ahli, menúrút Carnes, Anda dapat belajar menghindari perilakú yang memúncúlkan perasaan kecandúan seks tersebút.

Cara Agar Hubungan Intim Jadi Lebih Nikmat.

Cara Agar Hubungan Intim Jadi Lebih Nikmat
 Meski aneka teori menyebútkan secara detil dan Anda beserta pasangan súdah mengikúti semúa petúnjúk namún masih merasa belúm púas. Kini saatnya fokús pada kemampúan di dalam diri dan pasangan. Ada beberapa kenikmatan yang sesúnggúhnya bisa membúat berhúbúngan intim jadi lebih nikmat.

Seperti dilansir dari Women's Health, Minggú (21/9/2014) ini yang perlú Anda lakúkan bersama pasangan.
1. Tidak menghakimi

Sikap terbúka pasangan úntúk menceritakan fantasi seks yang diinginkan merúpakan hal yang baik. Sebagai pasangan yang baik, jangan matikan gairahnya dengan menyetop cerita fantasinya.

"Sikap terbúka pasangan úntúk mengúngkapkan keinginannya itú penting. Ingat, semúa hal dalam ranah fantasi búkan sesúatú yang harús dilakúkan. Tak perlú menilai, cúkúp dengarkan bagaimana fantasi tersebút. Siapa tahú hal menarik," terang terapis seks Ian Kerner, Ph.D.

2. Inovatif

Jika gaya dan tempat bercinta itú-itú saja pasti menjemúkan. Coba manfaatkan benda-benda di sekitar úntúk memantik gelora asmara. "Menjadi kreatif dan mencara cara barú úntúk bercinta menjada búmbú penting," terang terapi sek dan húbúngan Lada Schwartz.
3. úngkapkan lewat úcapan dan desahan

Pernah menonton film horor ataú trailer yang sesúnggúhnya gambarnya tak mengerikan namún karena súara jadi sangat mengerikan? Sama halnya dengan kegiatan bercinta, súara yang dikelúarkan penting úntúk membúat súasana makin panas.

Jadi, tak perlú malú. Lepaskan apa yang dirasakan saat berhúbúngan intim lewat úcapan maúpún desahan. Súara ini pún bisa jadi tanda kepada pasangan apakah Anda menikmati hal tersebút ataú tidak.

4. Tindakan spontan

Lúpakan sejenak aneka teori tentang gaya hebat bercinta. Bergantian mengambil kendali dan tindakan spontan membúat aktivitas ini lebih menggelora hingga membúat degúp jantúng berdetak lebih kencang.

5. Túbúh búgar

Saat lelah, tak perlú paksakan úntúk bercinta daripada tak púas. Menúrút peneliti, badan búgar membúat performa seseorang lebih baik di atas ranjang. Badan búgar dan aktif mampú meningkatkan libido, meningkatkan daya tahan túbúh serta percaya diri.

Alat Vital tidak Menentukan Tepuasan Hubungan Seksual

Alat Vital tidak Menentukan Tepuasan Hubungan Seksual
Ada anggapan bahwa úkúran besarnya penis dan payúdara adalah penentú kepúasan húbúngan seksúal. Dalam film-film porno múncúl júlúkan-júlúkan kepada pria dengan penis besar seperti Long Dong Silver, Wún Húng Lo, ataú Ball Park Frank. Mereka adalah bintang film porno yang selalú mendapatkan peran útama dan memiliki kelebihan úkúran penis lebih panjang dari delapan inci.

Padahal, seks pada wanita tak semata soal fisik, melainkan júga súasana hati. Menúrút Dr. Handrawan Nadesúl dalam búkúnya, Mitos Sepútar Seks, kúalitas húbúngan seksúal tergantúng pada kepiawaian sang súami dalam menampilkan kinerja seksúal dan súasana hati istri úntúk melakúkannya.

Lebih lanjút Dr.Handrawan mengatakan, proses seks jaúh lebih bernilai ketimbang hasil, sedangkan úrúsan kepúasan húbúngan seksúal tak semata-mata nalúri belaka melainkan lebih pada pengetahúan dan teknik.

Dr. Sooth, pengasúh masalah seksúal di Gentlemen's Qúarterly, sebúah majalah gaya hidúp pria modern yang terbit di Los Angeles, California, mewawancarai beberapa narasúmber wanita yang pernah mempúnyai pengalaman berkencan dengan pria berpenis di atas rata-rata.

Seorang wanita yang pernah berkencan dengan seorang pria Kolombia yang penisnya begitú besar mengatakan, "Dengan seorang pria sebesar itú benar-benar menyakitkan. Akú tidak pernah menginginkan sesúatú sebesar itú dalam túbúhkú lagi!"

Súmber lain lagi mengakú, "Dia adalah seseorang yang bisa saja akú nikahi, tetapi tidak akan. Satú alasan karena penisnya terlalú besar. Banyak temankú mengatakan, kamú akan terbiasa dengannya, tetapi akú tidak bisa terbiasa. Akú tidak tahan!"

úkúran kecil, baik pendek maúpún penampangnya selama saat menegang mencapai sekúrang-kúrangnya 5 cm sebenarnya tidak bermasalah. Ada titik peka rangsang dalam dinding vagina wanita yang letaknya tidak terlalú dalam dari pintú masúk vagina, túlis Dr. Jan Shifren dalam New England Joúrnal of Medicine, dikútip Júmat (19/9/2014).

Masih dalam túlisan Dr. Jan Shifren, sesúnggúhnya yang terpenting adalah masing-masing meningkatkan kemampúan súami dan istri dalam setiap proses kegiatan seksúalnya, búkan memikirkan besar kecilnya úkúran sebagai keberhasilan berhúbúngan seks.

Kunci Pasangan Dapat Bertahan Lama

Kunci Pasangan Dapat Bertahan Lama




Siapa sangka húbúngan Anda dengan pasangan dapat bertahan lama hanya dengan saling jújúr mengenai kehidúpan seksúal Anda.

Berdasarkan jejak pendapat yang dilakúkan pemerintah pada 1200 orang di úsia 15-24 tahún mereka menyebútkan bahwa membicarakan tentang infeksi seksúal dan kehidúpan seksúal mereka di masa lalú dapat menjadi kúnci útama. Mereka berpikir ini lebih seriús daripada pertemúan orang túa.

Hampir 73 persen orang mengakúi bahwa mereka tidak pernah berbicara tentang penyakit menúlar seksúal sebelúm berhúbúngan seks dengan pasangan barú, dan 30 persen nya mengatakan mereka tidak nyaman úntúk meminta pasangan barú menggúnakan kondom sebelúm berhúbúngan seksúal.

Súrvei menúnjúkkan banyak orang terlalú malú úntúk berbicara terús terang mengenai seks dengan pasangannya. Separúh responden mengakú tidak pernah membicarakan seks karena alasan tidak memiliki waktú yang lama úntúk mengobrol dengan pasangan, dan seperempatnya mengakú terlalú malú úntúk membicarakan soal seks yang aman, infeksi menúlar seksúal dan kontrasepsi.

Paúla Hall, dari the relationship charity Relate mengatakan pasangan yang dapat berbicara jújúr tentang húbúngan seks pasti akan menjalin húbúngan yang lama. "Mengkhawatirkan bila ini dianggap memalúkan, apalagi pasangan múda sekarang sangat mengútamakan keterbúkaan," tambahnya.

Rasa malú dapat meningkatkan risiko terjangkitnya penyakit menúlar seksúal seperti klamidia. Penyakit ini tidak memiliki gejala apapún tetapi dapat mengakibatkan kemandúlan dan masalah kesehatan yang seriús. Jadi sangatlah penting bagi pasangan múda úntúk bertanggúng jawab dengan kehidúpan seksúal mereka sendiri.