Rabu, 12 November 2014

Trik Berhubungan Intim Yang benar Agar Tidak Nyeri Punggung

Trik Berhubungan Intim Yang benar Agar Tidak Nyeri Punggung
úntúk kasús nyeri púnggúng yang berat, kegiatan seksúal tetap bisa dilakúkan asal dengan cara dan posisi seks yang benar. Setidaknya rasa sakit bisa dikúrangi dengan memberi terapi, misalnya dengan mengistirahatkan púnggúng sejenak, mengompresnya dengan air hangat ataú meminúm obat.

"Pada saat melakúkan kegiatan seksúal púnggúng bagian bawahlah yang lebih banyak bergerak," tútúr Dr. Djoko Listiono Linggo, Sp.BS, ahli bedah saraf dari RS Pertamina, Jakarta.

  • Berikút 12 posisi seks yang aman bagi Anda yang mengalami nyeri púnggúng.
1. Terlentang merúpakan posisi yang baik bila isteri tidak mampú menahan beban túbúh súami. Púnggúng akan tersangga kasúr sehingga beban otot berkúrang. Gúnakan bantal kecil úntúk menopang lekúkan leher. úntúk meringankan isteri, súami menyangga túbúh dengan lengan dan lútút. úntúk menekúk túlang púnggúng, isteri mengangkat lútútnya sampai púnggúng terasa nyaman.

2. Isteri menyangga dirinya dengan kaki dan lengan agar tidak membebani púnggúng bawah súami. Gúnakan gúlúngan handúk úntúk menyangga sekitar pinggang, sehingga lengkúngan alamiah pada túlang púnggúng tetap terjaga.
3. Súami menahan púnggúng bawah dengan penyangga. Sementara lengan isteri menyangga túbúh bagian atas dengan meletakkan tangan di dekat pergelangan kaki súami.

4. Súami bertúmpú pada betis dan túmitnya. Sangga lengkúngan leher isteri dengan bantal kecil. úntúk merentangkan túlang púnggúng, letakkan gúlúngan handúk besar úntúk menyangga púnggúng bawah isteri.

5. Súami menyangga kaki isteri súpaya tetap pada posisinya. Isteri tidak boleh memútar pinggangnya. úntúk menekúk túlang púnggúng, isteri harús mengangkat dan menekúk lútútnya.
Miring

6. Posisi ini aman bagi hampir semúa orang, karena tidak ada yang harús menyangga berat. Meski posisi ini netral, namún si nyeri púnggúng bisa sedikit menekúk ataú merentang dengan mengúbah posisi lútút dan panggúl. Hati-hati, jangan sampai menjatúhkan pinggúl ataú púndak ke depan, karena berarti Anda memútar túlang púnggúng. úntúk menyangga túlang belakang agar tetap nyaman, sanggalah bagian kepala dan pinggang. Letakkan bantal di bawah lútút atas, agar pinggúl tidak jatúh ke depan.
  • Tengkúrap

7. Súami menyangga berat túbúhnya dengan sikú dan lengan bawah. Súpaya nyaman, bantal tipis dapat digúnakan úntúk menyangga pergelangan kaki isteri. Súpaya túlang púnggúng tetap pada posisi netral, letakkan bantal kecil di bawah pinggang isteri. Jika púnggúng súami perlú disangga, pilihan ini tidak cocok. Posisi tengkúrap júga tidak baik bila isteri menderita ganggúan leher.

8. Súami mengangkat túbúhnya dan bertúmpú pada tangan úntúk mengúrangi beban tindihan. Letakkan bantal di bawah dada isteri agar terasa lebih nyaman.
Berlútút

9. Posisi ini tidak membútúhkan penyangga púnggúng, tapi memúngkinkan isteri úntúk merentang. Isteri júga bisa menyesúaikan posisinya agar lebih nyaman. úntúk merentangkan túlang belakang, isteri menjaga púnggúngnya agar tetap melengkúng. Letakkan bantal di bawah lútút agar terasa nyaman.

Bertúmpú Pada Tangan dan Kaki

10. Jika isteri perlú merentang dan tidak menderita ganggúan leher, posisi ini cúkúp nyaman karena tidak menyangga púnggúng. úntúk merentangkan túlang púnggúng, isteri menjaga agar púnggúng tetap melengkúng.
  • Dúdúk

11. Posisi dúdúk akan lebih nyaman setelah derita púnggúng múlai mereda. úntúk mendapat túmpúan paling nyaman, súami dúdúk tegak pada kúrsi, sebaiknya pilih kúrsi lúrús tanpa sandaran tangan. úntúk menekúk túlang belakang, súami sebaiknya meletakkan kedúa kaki di atas bangkú.

12. úntúk merentangkan túlang púnggúng, súami menyangga púnggúng bawahnya dengan gúlúngan handúk.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar