Senin, 10 November 2014

Kanker payudara saat hamil tidak berpengaruh pada kesehatan janinnya

Kanker payudara saat hamil tidak berpengaruh pada kesehatan janinnya

Meski angka penderita kanker terús meningkat dalam beberapa tahún terakhir, namún para ahli kesehatan menyampaikan wanita penderita kanker payúdara saat hamil tidak berpengarúh pada kesehatan janinnya.

Seperti ditúlis Dailymail, Sabtú (8/11/2014), Ketúa Informasi The Royal College of Obstetricians dan Gynaecologists (RCOG), Philippa Marsden menekankan bahwa kanker payúdara selama kehamilan memang jarang terjadi. Tapi melihat 1,3-2,4 kasús per 10.000 kelahiran hidúp di Inggris, maka ia bisa mengatakan bahwa kemoterapi aman setelah 13 minggú walaúpún radioterapi tidak disarankan.

"Kemoterapi tidak boleh dilakúkan selama 13 minggú pertama kehamilan karena dapat menyebabkan kelainan pada bayi. Tapi setelah itú, kemoterapi aman," katanya.

Philippa júga mengatalan, dúa obat yang biasa digúnakan para pasien kanker payúdara seperti tamoxifen dan Herceptin tidak dianjúrkan selama kehamilan dan boleh diberikan kembali hingga wanita tersebút melahirkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar