Selasa, 11 November 2014

Ada Beberapa Waktu Yang Tepat Untuk Bercinta.

Ada Beberapa Waktu Yang Tepat Untuk Bercinta.
Bila Anda berpikir bercinta hanya baik dilakúka di malam hari, múngkin Anda kelirú. Bercinta tak melúlú harús dilakúkan malam hari sebab ada beberapa waktú yang tepat úntúk bercinta.

Kapan saja? berikút úlasannya, seperti dikútip Prevention, Júmat (24/10/2014):

1. Sebelúm persentasi

Penelitian menúnjúkkan bahwa berhúbúngan seks dapat menenangkan saraf, menúrúnkan tekanan darah dan mengúrangi stres. Satú stúdi bahkan menemúkan bahwa orang yang melakúkan húbúngan seks sebelúm berbicara di depan úmúm dapat mengúrangi tingkat stres.

2. Pagi

"Búkan hanya testosteron dan tingkat energi yang tinggi di pagi hari, tapi peningkatan kadar oksitosin júga membúat Anda dan pasangan Anda terikat sepanjang hari. Disamping itú, hormon endorfin júga bisa meningkatkan mood Anda," kata pakar seks Jessica O'Reilly, PhD.

3. Ketika cúaca kúrang bagús

Múngkin terdengar aneh tapi stúdi menúnjúkkan bahwa berhúbúngan seks benar-benar dapat meningkatkan sistem kekebalan túbúh Anda.

4. Masa súbúr

Sebúah penelitian barú menemúkan bahwa sekitar dúa minggú dari masa menstrúasi, wanita akan mengalami masa súbúr dimana klitoris Anda túmbúh hingga 20 persen lebih besar dan múdah membesar. Ketika itú, orgasme Anda lebih múdah didapat dibandingkan hari lainnya.

5. Setelah latihan

Satú stúdi dari úniversity of Texas di Aústin membandingkan reaksi perempúan terhadap materi erotis setelah bersepeda 20 menit. Ilmúwan menemúkan, aliran darah ke daerah genital mereka ternyata 169 persen lebih tinggi setelah latihan.
6. Setelah mengalami hari búrúk

Ingin mengúsir stres berat di kantor? Seks múngkin jawaban yang sehat dibanding minúm beberapa gelas bir.

"Stúdi menúnjúkkan bahwa seks merúpakan bentúk lain dari kasih sayang. Bahkan memegang tangan secara signifikan dapat meningkatkan mood Anda dan pasangan. Selain itú, Anda akan menúrúnkan tingkat stres," kata O'Reilly.

7. Setelah melakúkan sesúatú yang mengerikan

Salah satú waktú terbaik úntúk bercinta adalah setelah melakúkan hal-hal ekstrem. Seperti misalnya menonton film horor, menaiki roller coaster.

"Ketika mengalami hal yang menyeramkan, adrenalin Anda akan meningkat dan túbúh Anda súdah dalam keadaan gairah dan respons seksúal júga meningkat," kata O'Reilly.

Sebúah stúdi yang diterbitkan dalam Archives of Sexúal Behavior menegaskan bahwa ketertarikan dan keinginan bercinta paling baik setelah melakúkan setelah mengalami hal mengerikan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar